Arsip untuk Juni, 2007|Halaman arsip bulanan

Unas dan Konvoi (lagi-lagi)

Memprihatinkan memang, kegembiraan lulus SMA atau UNAS bukannya disambut dengan ungkapan syukur dan berbagi kebahagiaan dengan yang kurang beruntung, malah konvoi yang ga ada gunanya, malah coret-coret baju yang seharusnya bisa disumbangkan. Wah, apa namanya ini? Solidaritas sosial sangat kurang…

Mengadzankan bayi dan hukumnya

Beberapa hari ini, perbincangan mengenai hukum mengadzankan bayi yang baru lahir mengemuka di forum mahasiswa muslim Indonesia di Taiwan. Yang menarik adalah “perdiskusian” masalah ini akhirnya jebul (tembus) ke masalah penetapan hadits, sesuatu yang menurut saya sulit untuk dipecahkan.

Lha wong gmana, penetapan hadits adzan dan iqomah terhadap hadits itu didhoifkan oleh beberapa ulama, karena ada beberapa perawi yang kurang. Kurang disini adalah matruk (ditinggalkan), atau pernah berdusta. Lah yang satunya adalah penetapan hadits itu bisa didasarkan pada aqaid (kaidah-kaidah) fadhailul-amal. Nah, tingkatan fadhailul amal ini ada tingkatannya, dimana hadits adzan dan iqomah ini menjadi bisa untuk diamalkan. Baca selebihnya »